menangkap tanda – tanda

Sejauh manakah kita mampu menagkap tanda – tanda sebagai jalan hidup. Kita, lebih sering lengah, sengaja tidak memperhatikan kondisi di luar kita. Setiap kejadian lewat begitu saja. Setiap waktu bergulir tanpa arti.

Kenapa ?

Padahal, Secara tidak sadar, kejadian di luar diri kita mampu menjadi magnet kejadian yang pada akhirnya menimpa kita, baik langsung maupun tidak langsung.

Bencana ? Akan datang walau entah kapan.

Maksud dari tulisan ini adalah, bagaimana kita mampu menangkap tanda – tanda, kejadian, “sesuatu” yang ada di luar diri kita yang kemudian kita terjemahkan di ruang alam pemikiran. Dianalisa sedalam mungkin yang pada akhirya, itu semua mampu kita jadikan referensi “jalan” kehidupan kita.

Refensi tersebut maksudnya adalah, kita mampu mencegah, memprediksi “kejadian” yang akan menimpa diri kita dan kita mampu mempersiapkan diri apabila “tanda – tanda” sebelumnya menjadi ” kejadian ” di masa mendatang yang waktunya pasti tidak kita ketahui secara pasti.