Dilepas SAZA

Banyak pasangan yang berebut porsi untuk memiliki. Banyak pasangan yang berkeluh kesah karena salah satu pihak lebih dominan untuk mengatur. mengikat dan tak pernah mau mengerti.

Banyak pula pasangan yang menjalankan hubungan dengan berat hati, seakan – akan hubungan tersebut bak pertarungan di arena balap mobil. penuh ketegangan, tikungan mematikan hingga celaka dua belas.

Nasib !? Bukan pastinya.

Biasanya, hubungan yang dijalani tak pernah ada hiasan komunikasi mendalam dengan sentuhan – sentuhan humanis. Yang ada, kekasihnya dianggap robot mainan yang siap menjalankan berbagai perintah dengan memencet satu tombol saja.

Ehm, mungkinkah hal itu dianggap memadu kasih, saling menyayangi bahkan penuh rasa cinta ? Apakah derita harus terus menerus diterima hanya karena dipengaruhi rasa takut kehilangan.

Dilepas SAZA. ya, bagi kekasih yang memiliki hasrat possesif, lepaskanlah hasrat itu secara perlahan. Lepaskan rasa takut kehilangan. Lepaskan rasa memiliki yang terlalu berlebihan. Karena kekasihmu itu bukanlah robot.

Jadikan ikhlas sebagai sebuah metode dalam mencintai.

Menerima kekurangan dan berbagi kelebihan.

Akankah ?