Bea Thea (Explore Host Automagz)

Ini adalah ekspresi dari Presenter Program Automotive Jak TV ” Automagz”.

Set Outdoor. Props : Can Am Spyder

Expresi Saat Present ke arah kamera.

Come n Around

 

Iklan

Nindya Bersepeda

Pekerjaan yang saya jalani menjadi sumber inspirasi. Dimana waktu luang bisa dimanfaatkan untuk aktifitas fotografi.

Salah satu oleh – oleh dalam mengisi waktu luang tersebut adalah Jepretan dengan Obyek Seorang presenter Cantik dari Program “JAKARTA BERSEPEDA” JAK TV.

NINDYA MEISHITA

drifting kian naik daun

DRIFTING. Salah satu cabang autosport di Indonesia yang kini tengah digemari kawula muda.

datsun ngedrift

Terlihat di tahun 2010, kompetisi berskala nasional secara kontinyu digelar sebagai media pembibitan dan penorehan prestasi bagi para penggiat olahraga otomotif ini yang mengandalkan skill pengendalian kendaraan.

Mengutip dari SolusiMobil.com tentang sejarah drifting :

DRIFT!! sebuah ajang balap mobil baru dengan cara jalan menyamping, Sejarah drifting dimulai dari negeri Jepang sekitar pertengahan 1960-an, dipelopori kalangan motorsport underground yang disebut Rolling Zuku. Mereka mempraktekkan teknik opposite-lock dari reli ini di pegunungan (touge) yang berkelok-kelok dan beraspal licin di wilayah Rokkosan, Hakone, Irohazaka, dan Nagano.

Para samurai touge ini kemudian membawa aksi nekat mereka di perkotaan Jepang. Mereka biasanya nge-drift di jalanan sekitar pelabuhan, lapangan parkir tertutup dan di sirkuit setiap akhir pekan. Penggemar drift pun kian banyak dan kompetisi-kompetisi (ikaten) pun mulai banyak digelar di Jepang yang diorganiasi ole Video-OPTION.

Tahun 2001 Daijiro Inada (pendiri Option Magazine dan Tokyo Auto Salon) bersama Keiici ‘Dorikin’ (raja drifting) Tsuchiya seorang pembalap turing dan dijuluki ‘Bapak Drifting Profesional’ membuat seri kompetisi drifting profesional (D1 Grand Prix).
Pada dasarnya, teknik difting dilakukan dengan cara menginjak gas sampai full begitu mau dekat tikungan injak rem sambil tarik handbrake dengan kencang, kemudian lakukan countersteer sambil mainkan gas & kopling-nya agar mesin tidak mati.

Banyak orang awam mengira drifting dan slalom adalah sama, ternyata berbeda. Perbedaannya adalah kalau slalom itu cenderung pendek-pendek dan yang menjadi penilaian adalah catatan waktu tercepat, sementara drifting yang dilihat adalah keindahan gerakan mobil pada saat nge-drift dan biasanya drifting dilakukan di sirkuit atau trex yang luas/besar dan panjang.

Berharap Pada Kemampuan Diri

Setiap harapan menjadi acuan bagi seseorang untuk maju dan sukses di hari esok.
Dengan membangun pengharapan yang yang disesuaikan dengan kemampuan obyektif, mendorong ekspresi jiwa yang positif.
Hal tersebut bisa dilakukan dengan menempatkan pengharapan di tengah – tengah hati dan pikiran, agar perjalanannya tidak terdeviasi oleh halangan internal maupun eksternal.

VIR-COMM 1

Perkembangan komunikasi massa berkembang dengan pesat, menuntut kita sebagai angota komunitas sosial untuk terus update terhadap setiap perkembangan yang terjadi.

Perubahan- perubahan yang signifikan terjadi adalah media penyampai komunikasi dari sumber ( source ) kepada khalayak (komunikan).

Salah satu contoh terbesar dan sat mengisi r- ruang diskusi adalah media virtual (internet). Babak baru dalam sejarah komunikasi setelah geger media telepon dan SMS.

Virtual Communication mengisi sendi – sendi kehidupan masyarakat.  Memecah kebuntuan jarak dan waktu, menghilangkan sekat – sekat geografis, antar wilayah, negara hingga suku bangsa.

Virtual Communication mampu kita manfaatkan untuk kepentingan personal maupun untuk memperkuat jaringan, prmo produk dan yang tak kalah pentingnya adalah PENCITRAAN.

Apalagi saat ini, teknologi komunikasi telah didukung oleh perangkat komunikasi smartphone yang memiliki software / aplikasi mobile net / web. Dimanapun dan kapan pun, kita bisa ONLINE…

Mengutip syair lagunya Saykoji : Online..Online…..

belajar dari sepak bola

Musim piala dunia menjadi fenomena 4 tahunan bagi masyarakat dunia. Seluruh pencinta bola tertuju perhatiannya pada perhelatan yang diselenggarakan di Afrika Selatan.
32 negara berkompetisi untuk memboyong tahta tertinggi di dunia sepak bola. Mempertaruhkan gengsi dan mengumbar loyalitas untuk membela negeri tercinta, walau terjadi warna naturalisasi di beberapa negara.
Setidaknya, ada beberapa pelajaran yang sebenarnya bisa kita jadikan referensi dalam metode berprilaku di keseharian dari setiap pertandingan yang kita saksikan.
Satu
Emosi, tentunya, pemain yang melupakan bagaimana mengontrol emosi dilapangan akan menjadi bencana bagi timnya. Ganjaran kartu menanti bagi setiap pelanggaran, kartu merah pastinya akan menjadi hukuman kolektif dan menurunkan semangat permainan.
Dua
Kepemimpinan. Bagi seorang kapten tim, ia harus mampu mengontrol permainan tim, flow serangan, metode bertahan dan menjaga semangat permainan merupakan tanggung jawab yang harus dipikul. Kapten yang tidak memiliki kekonsistenan dalam menjalankan strategi yang telah ditentukan menjadi hal yang paling mengkhawatirkan.
Tiga
Kekompakan. Bagaimana kalau setiap pemain maunya membawa bola sendirian tanpa mengoper ke rekan satu tim?
Empat
Strategi & taktik. Seluruh anggota tim tentunya memiliki tanggung jawab di posnya masing – masing, saat menyerang & waktunya bertahan harus diatur sedemikian rupa hingga kemenangan menjadi jawaban.
Lima
Yang tak kalah pentingnya adalah FAIR PLAY. Walaupun kompetisi ini untuk mencari dan menjadi pemenang, sikap juara yang paling penting adalah jujur dalam permainan, saling menghargai dan NO RASISME.

UNBORN

Bagaimana bila diri kita tidak pernah terlahir ke dunia ini?
Apakah kita bisa melihat cerahnya mentari pagi dan merasakan sapuan kehangatan sinarnya yang berpendaran di ruang pori-pori kita.
Bagaimana bila diri kita tidak pernah terlahir ke dunia ini?
Melihat keindahan birunya laut dan hijaunya dedaunan, merasakan kelembutan angin yang menyapa secara perlahan.

Sanggupkah kita untuk membayangkan keadaan diri ini dalam kondisi ketidakadaan, menjumpai kegelapan nan pekat.

Bila diri kita tidak terlahir, maka, tak pernah bisa kita berada dalam pelukan orang memberikan kasih sayang dan kenyamanan