Berpacaran dengan Khayal
April 23, 2008 Tinggalkan Komentar
Dalam kesendirian, tidak pernah berujar
Lelap malam melumat kata-kata
Menghujani segenap permimpian
Membiaskan rasa dan asa
Memang, terkadang kita tidak berfikir dengan lebih mendalam apa arti sebenarnya dari cinta dan kasih, kita mengjilangkan pemaknaan yang sebenarnya.
Mungkin aku tidak mampu untuk mengatakan kita “berpacaran” karena arti kata itu masih abstrak dan tidak jelas. Terlebih dengan arti kata ikatan.
Aku lebih memilih kita menjalani apa kata hati kita dan memaknai apa artinya ikatan hati. Ditambah sebenarnya jauh sudah kita masuk ke dalam sebuah ikatan yang meimiliki kekuatan.
Jangan kau memandang aku mempermainkan perasaan kamu tetapi aku lebih menghargai perasaan dan rasa sayang kamu.
Ketika kita bisa saling menyayangi dan mencintai, toh ucapan yang keluar dari mulut kita tentang komitmen terkalahkan oleh apa yang kita rasakan.
Gelap malam menggeliat, diiringi gemintang yang berdansa
Desiran angin mengembara mengajak tawa bermain dengan gembira
Walau lelampuan tetap tidak bergeming dari peraduannya
Tinggal hewan malam yang mencoba berlari dari segumpal gelisah
Sekian
-Gie-
Jatinangor, 15 September 2003
12:35

